DENPASAR — Sejumlah peristiwa mewarnai pemberitaan Koran Bali Post pada Rabu (12/8). Dari progres pembangunan infrastruktur untuk seniman, kebijakan lalu lintas, hingga dampak gelombang tinggi di pesisir selatan Bali. Berikut rangkuman lima berita utamanya.
Rusun Seniman di Sesetan Masih Menunggu Izin PBG
Program hunian vertikal untuk para seniman di Bali yang digagas Kementerian PKP terus didorong. Saat ini proyek yang berlokasi di Sesetan, Denpasar, tersebut tengah berada dalam proses pengurusan izin PBG.
Belum ada keterangan resmi mengenai kapan proses perizinan ditargetkan rampung dan konstruksi dapat dimulai. Kepastian ini dinanti para seniman yang selama ini kerap kesulitan mendapatkan hunian layak di tengah tingginya harga sewa di Denpasar.
Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas Suwung Batan Kendal Berlanjut
Manajemen dan rekayasa lalu lintas (MRLL) di kawasan Suwung Batan Kendal, Denpasar Selatan, tidak berakhir sesuai jadwal awal. Uji coba yang sedianya selesai Selasa (11/8) ini resmi diperpanjang dua hari hingga Kamis (13/8).
Perpanjangan dilakukan agar pemerintah dan instansi terkait memiliki waktu cukup untuk mengevaluasi efektivitas skema pengaturan arus kendaraan di titik rawan kemacetan tersebut. Hasil evaluasi akan diumumkan pada Jumat (14/8), apakah skema ini dilanjutkan, disempurnakan, atau justru dihentikan total.
Puluhan Pekerja FSPM Protes PHK di Depan Kantor APS
Massa Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Regional Bali menggelar aksi damai di depan Kantor Cabang Denpasar PT Angkasa Pura Support (APS) pada Selasa (11/8). Aksi ini merupakan bentuk protes atas pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap enam orang pekerja yang hingga kini belum menemukan titik penyelesaian.
Para pekerja menuntut kejelasan nasib dan hak-hak mereka pasca pemutusan kerja. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen APS terkait tuntutan para buruh tersebut.
Gelombang Tinggi Terjang Pesisir Klungkung dan Gianyar
Fenomena gelombang tinggi menerjang sejumlah pesisir di Bali, menyebabkan air laut meluber hingga ke daratan. Deburan ombak terpantau sangat kencang saat membentur karang dan pembatas pantai.
Laporan dari lapangan menyebutkan, kejadian ini melanda kawasan Kusamba di Klungkung, serta Pantai Lebih dan Pantai Masceti di Gianyar. Warga dan pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjangan ombak susulan di kawasan pesisir selatan Bali.
Sampah Desa di Bali Baru Terkelola 45 Persen, Pariwisata Diminta Turun Tangan
Persoalan pengelolaan sampah di Bali masih timpang. Dari total volume sampah yang dihasilkan di tingkat desa, baru sekitar 45 persen yang mampu dikelola.
Angka tersebut menunjukkan masih besarnya volume sampah yang belum tertangani dengan baik. Sektor pariwisata pun diharapkan ikut berperan aktif mendukung pengelolaan sampah di pedesaan, mengingat tingginya aktivitas wisata turut menyumbang produksi limbah harian di Pulau Dewata.