GIANYAR — Kesiapan pengamanan Dewata Challenge Series 2026 menjadi sorotan utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Polres Gianyar di Rupatama Catur Prasetya, Rabu (12/8/2026) pagi. Rapat yang berlangsung sekitar 40 menit ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Gianyar Kompol Willa Jully Nendissa dan dihadiri jajaran Pejabat Utama, para Kapolsek, perwakilan PMI, Damkar, serta panitia pelaksana Bali United.
Kabagops Polres Gianyar memaparkan bahwa pengamanan akan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Personel yang disiapkan berasal dari unsur pimpinan, staf, satuan tugas preemtif-preventif, pengaturan lalu lintas, patroli, penindakan, penegakan hukum, hingga bantuan pengamanan dari TNI.
Seluruh personel diminta berpedoman pada SOP dan ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia. Tugas mereka mencakup pemeriksaan dan penggeledahan di seluruh pintu masuk stadion, pengawalan pemain, hingga pengamanan penonton dan suporter.
Perhatian khusus dalam aspek pengamanan tertuju pada pertandingan yang mempertemukan Bali United melawan Persib Bandung. Laga ini dinilai berpotensi memicu rivalitas antarsuporter yang berujung pada gangguan keamanan.
Polres Gianyar telah melakukan langkah antisipasi terhadap kedatangan suporter tamu, termasuk pengaturan lokasi parkir bus suporter serta pemetaan potensi peredaran minuman keras dan flare di sekitar stadion. Kapolsek Blahbatuh juga menekankan pentingnya komunikasi dengan koordinator lapangan suporter, baik tamu maupun lokal, agar mematuhi ketentuan PSSI dan menjaga ketertiban pascapertandingan.
Kompol Willa Jully Nendissa menegaskan bahwa pengamanan pertandingan bukan hanya tanggung jawab Polri semata. "Pengamanan pertandingan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan sinergi dan koordinasi seluruh pihak. Kami berharap melalui rapat koordinasi ini, seluruh personel dan stakeholder memiliki pemahaman yang sama sehingga pelaksanaan pertandingan dapat berjalan aman, tertib dan nyaman bagi pemain maupun penonton," ujarnya.
Ia juga menginstruksikan personel untuk bersikap humanis dan profesional di lapangan. "Hindari tindakan berlebihan yang dapat menimbulkan antipati masyarakat. Laksanakan tugas sesuai SOP, lakukan komunikasi yang baik, dan setiap perkembangan situasi segera dilaporkan secara berjenjang," tegas Wakapolres dalam arahannya.
Rangkaian turnamen pramusim ini akan mempertemukan tiga klub besar, yakni tuan rumah Bali United, Persib Bandung, dan Jeddah FC dari Arab Saudi. Pertandingan perdana akan mempertemukan Bali United kontra Jeddah FC pada Kamis (13/8/2026).
Panitia pelaksana Bali United melaporkan hingga rakor berlangsung, tiket yang telah terjual untuk laga pembuka tercatat sekitar 736 tiket. Meski jumlah penonton diprediksi belum penuh, kesiapan pengamanan tetap dilakukan secara menyeluruh.
Kompol Willa Jully Nendissa mengajak seluruh suporter untuk menikmati pertandingan dengan tertib. "Yang paling utama adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Kami mengajak seluruh suporter untuk menikmati pertandingan dengan tertib, menghormati tim lawan, dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun aktivitas masyarakat," pungkasnya.