BALI — Pertamina Patra Niaga menyiapkan SPBU Modular berisi Pertamax Turbo di dalam kawasan Pertamina Mandalika International Circuit untuk melayani kendaraan operasional resmi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, termasuk Safety Car MotoGP. Langkah ini memastikan pasokan bahan bakar beroktan 98 tetap tersedia selama rangkaian balap berlangsung. Fasilitas tersebut hanya melayani kendaraan resmi, bukan penonton atau masyarakat umum.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan fasilitas ini disiapkan agar seluruh rangkaian kegiatan balap berjalan aman dan lancar. Menurut dia, ketersediaan energi di dalam sirkuit menjadi bagian dari kesiapan perusahaan menyambut ajang internasional tersebut.
Spesifikasi Pertamax Turbo yang Dipakai Safety Car
Pertamax Turbo memiliki angka oktan 98 dan dilengkapi teknologi Eco Save serta Ignition Boost Formula (IBF). Kombinasi itu disebut membantu menjaga kinerja mesin, meningkatkan efisiensi pembakaran, dan memberi akselerasi lebih responsif.
Karakter bahan bakar semacam ini penting bagi kendaraan pendamping balap. Safety Car harus mampu melaju cepat saat dibutuhkan, lalu kembali stabil ketika memimpin rombongan pembalap di lintasan.
Pengakuan Pemandu Safety Car MotoGP
Candido, pemandu Safety Car MotoGP asal Spanyol, mengaku puas dengan performa bahan bakar tersebut selama bertugas di Mandalika. Ia menyebut Pertamax Turbo sebagai pilihan utama untuk kendaraan yang ia kemudikan.
"Untuk Safety Car di Indonesia, Pertamax Turbo adalah pilihan utama kami. Kami membutuhkan performa mesin terbaik, dan Pertamax Turbo mampu memberikan performa tersebut," ujar Candido.
Ia menambahkan, mobil Safety Car memerlukan bahan bakar beroktan tinggi dengan formula aditif yang mumpuni. "Kami membutuhkan bahan bakar dengan oktan tinggi dan formula aditif yang baik agar mobil dapat bekerja sesuai kebutuhan balapan. Pertamax Turbo memberikan semua yang kami butuhkan," ungkapnya.
Dampak ke Penyelenggaraan dan Citra Energi Nasional
Kehadiran SPBU Modular di dalam sirkuit membuat pengisian bahan bakar kendaraan resmi tidak perlu keluar dari kawasan Mandalika. Waktu tempuh dan risiko gangguan operasional bisa ditekan, terutama pada hari-hari padat jadwal latihan dan balapan.
Bagi Pertamina, penyediaan produk beroktan tertinggi di ajang MotoGP menjadi ajang unjuk kesiapan infrastruktur energi Indonesia di mata penyelenggara balap kelas dunia. Produk yang sama juga dijual di SPBU reguler, sehingga konsumen umum bisa memakai bahan bakar yang dipakai Safety Car.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sendiri menjadi salah satu rangkaian MotoGP yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit. Dukungan pasokan bahan bakar di dalam sirkuit menegaskan posisi Pertamina sebagai mitra energi resmi ajang tersebut, sekaligus memperkuat peran BUMN energi dalam perhelatan berskala internasional.