DENPASAR — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Bahlil Lahadalia datang bersama empat menteri dan dua wakil menteri ke acara Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar se-Bali di Denpasar, Sabtu (3/10/2026). Bahlil sendiri merangkap sebagai Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Alam.
Pelantikan itu menetapkan Gde Sumarjaya Linggih sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) I Partai Golkar Bali beserta jajaran pengurus partai tingkat kabupaten/kota se-Bali.
Selain Bahlil, hadir Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji yang baru dilantik sebagai Menteri Perindustrian. Ada pula Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Perlindungan Pekerja Migran (P2MI) Mukhtarudin, dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji.
Dua wakil menteri yang ikut hadir adalah Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti dan Wakil Menteri P2MI Christina Aryani. Anggota DPR RI Puteri Komarudin juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut.
Bahlil menyebut jumlah pejabat kabinet yang ia bawa ke Bali sebagai pencapaian tersendiri. Menurutnya, tidak biasa sebuah pelantikan Golkar di daerah dihadiri sebanyak itu menteri dan wamen sekaligus.
"Hari ini adalah mencetak rekor dengan saya membawa lima orang menteri dan dua orang wamen untuk menghadiri pelantikan Golkar Provinsi Bali," ungkap Bahlil dalam pidatonya.
Kehadiran para pejabat tersebut, kata Bahlil, menjadi bukti keseriusan partainya untuk mendorong perkembangan Golkar di Bali. Ia menilai Provinsi Bali punya posisi penting dalam peta politik nasional sehingga perlu perhatian langsung dari pengurus pusat.
"Ini sebagai bentuk keseriusan dan kesungguhan kami dari DPP Partai Golkar dalam melihat bagaimana perkembangan Golkar di Provinsi Bali," tuturnya.
Pelantikan ini menjadi penanda berjalannya kepengurusan baru Golkar Bali di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. DPP menargetkan konsolidasi organisasi berjalan lebih cepat setelah struktur daerah terbentuk lengkap.