GIANYAR — Tren positif perolehan medali emas Kabupaten Gianyar di ajang Porprov Bali menjadi modal utama untuk mengejar target fantastis pada 2027. Setelah mencatatkan 32 emas pada 2019, melonjak ke 53 emas pada 2022, dan 74 emas pada 2025, KONI Gianyar kini memasang target 96 medali emas untuk Porprov mendatang.
Target tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, saat membuka Musorkab KONI Gianyar. Ia menegaskan bahwa capaian ini harus menjadi motivasi bersama untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet di semua cabang olahraga.
Di balik optimisme target medali, Ketua Umum KONI Gianyar I Dewa Gede Alit Mudiarta mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang belum tuntas. Pembinaan atlet usia dini, penjenjangan kompetisi, hingga kesejahteraan atlet dan pelatih menjadi catatan penting yang harus dibenahi dalam empat tahun ke depan.
“Musorkab ini menjadi momentum evaluasi, perencanaan, dan pemilihan kepemimpinan. Mari kita tinggalkan ego sektoral dan satukan visi untuk mewujudkan prestasi olahraga Gianyar yang bermartabat dan berdaya saing,” ujar Dewa Alit dalam sambutannya.
Pemerintah Kabupaten Gianyar menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh KONI dan seluruh cabang olahraga. Dukungan tersebut tidak hanya berupa anggaran, tetapi juga penyediaan fasilitas olahraga yang memadai untuk meningkatkan daya saing atlet daerah.
Sekda Adi Widhya Utama menekankan bahwa keberhasilan pembangunan olahraga tidak semata diukur dari jumlah medali. “Olahraga diharapkan mampu mendorong masyarakat hidup lebih sehat, bugar, dan bahagia,” katanya.
Setelah melalui seluruh tahapan persidangan, forum Musorkab secara resmi menetapkan I Dewa Gede Alit Mudiarta sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Gianyar untuk periode 2026–2030. Penetapan ini memberikan mandat kepadanya untuk melanjutkan program pembinaan dan memperkuat prestasi olahraga di kabupaten tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Bali Ketut Jagrasunu yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Bali mengingatkan seluruh pengurus cabang olahraga untuk menjaga nilai demokrasi dan tetap bersatu pasca pemilihan. “Setelah keputusan ditetapkan, seluruh elemen harus kembali bersatu dan lebih kuat. Mari perkuat sinergi untuk membangun olahraga Gianyar yang semakin maju dan berprestasi,” ujarnya.
Dengan target 96 medali emas yang dicanangkan, KONI Gianyar kini menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan tren peningkatan prestasi sekaligus membenahi fondasi pembinaan atlet jangka panjang.